AGEN INSPEKSI KARGO UDARA MULAI BEKERJA MALAM INI

Posted on 16 Oktober 2011

0


Kementerian Perhubungan memutuskan proses pemeriksaan kargo internasional akan dilakukan perusahaan regulated agent di terminal kargo atau lini I bandara Soekarno-Hatta mulai malam ini pukul 00.00 WIB.

Keputusan ini menganulir kebijakan semula sesuai ketentuan SKEP 255/IV/2011 yang mengharuskan pemeriksaan kargo dilakukan di lini II atau di luar kawasan bandara.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan pemeriksaan kargo internasional di lini I untuk memudahkan inspeksi yang akan dilakukan oleh tim dari Uni Eropa.

Menurut Herry, Uni Eropa akan menyambangi Indonesia besok dan mulai meninjau terminal kargo keesokan harinya. Herry mengungkapkan pemerintah berkepentingan menjamin proses pemeriksaan kargo berlangsung lancar.

Herry mengungkapkan pemeriksaan keamanan kargo domestik dan internasional kategori known shipper seperti jenazah, vaksin, hewan, serta peralatan medis akan memperoleh perlakuan khusus. Meski begitu, menurutnya, proses pemeriksaan tetap akan dilakukan oleh perusahaan RA.

“Perlakuan khusus juga berlaku untuk pengiriman koran,”ujarnya kepada Bisnis hari ini.

Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub M. Fuschad menambahkan pemeriksaan barang baik kategori known maupun unknown shipper akan dilakukan oleh operator RA di lini I sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Menurut Fuschad, pemindahan kawasan pemeriksaan ke lini I ditujukan untuk memberikan ketepatan waktu implementasi RA. Kemenhub, sambungnya, telah meminta PT Angkasa Pura II menghentikan aktivitas pemeriksaan kargo internasional. AP II, serunya, akan bersinergi dengan operator RA lainnya.

Fuschad mengungkapkan sejumlah operator RA harus menyiapkan fasilitas peralatan pemeriksaan keamanan seperti mesin x-ray, explosive detector, serta metal detector. Menurut Fuschad, operator RA akan menjadi pihak yang berwenang menempel cargo security label pada kargo yang telah diperiksa.

Fuschad menjamin operator RA telah dilengkapi standar operasional prosedur guna mengantisipasi inefisiensi proses pemeriksaan barang. Meski begitu, Dia menegaskan ketentuan peralihan pemeriksaan keamanan kargo khusus kawasan berikat masih akan ditinjau ulang.

Fuschad mengungkapkan pemeriksaan barang ekspor dari kawasan berikat akan berada di bawah pengawasan Kepabeanan. Menurut Dia, proses security control dan customs clearance tetap akan dilakukan di daerah kawasan berikat.

Selain itu, lanjutnya, pemeriksaan keamanan barang dari kawasan berikat masih akan dilakukan oleh PT Angkasa Pura II sampai Kemenhub serta pihak Bea dan Cukai menemukan kesepakatan tentang prosedur teknis. “Masih harus menunggu sinkronisasi dengan pihak Kepabeanan,”ungkapnya. [Sumber]

Posted in: Nasional